Tuesday, March 24, 2015

terkadang kita lupa selamanya


terkadang kita lupa
mendoakan yang disayang
kita tahu melukis derita ditepi sisinya
kita tahu melakar kasih usang dilubuk hatinya
kita tahu mencubit derita sepinya
terkadang kita lupa
terkadang kita lupa
melupakan kenangan bersamanya
kita tahu mencerca duka laranya
kita tahu menyakiti hati pilunya
kita tahu membenci air matanya
terkadang kita lupa
terkadang kita lupa
setiap kita punya kelemahan
setiap kita ada cerita suka duka
setiap kita resah gelisah
setiap kita ada suka ada duka
terkadang kita lupa
terkadang kita lupa
orang yang pernah hadir disisi
orang yang sering terluka
orang yang sering terhina
namun
tidak mengapa
terkadang kita lupa
terkadang kita lupa
bila diri dilupakan
selamanya

terkadang kita terlupa


terkadang kita lupa
rasa kasih kita bisa terluka
buruk sangka dijaja melata
mengherdik nista
membutakan mata hati
menabur dusta fitnah
walau pada darah kandung sendiri

terkadang kita lupa
kemewahan bukan segalanya
tuduhan melulu melukakan rasa kasih
mencoba menyakiti
sedar dalam khianat buta
hampir tersungkur layu
malang sungguh nasib diri

terkadang kita lupa
berpra-sangka nista pada seseorang
menjahit tawa latah yang pedih
amat menyakitkan
amat perit terhiris
baik sungguh kah diri
mencerca seketul hati yang terluka
segalanya punah

terkadang kita lupa
pada kenangan dulu
terjahit sepi
dalam mimpi rinduku
selamanya


kalau aku pergi dulu


kalau aku pergi dulu
jangan tangisi pemergianku
kerana rinduku terpahat buat kamu
kerana kasihku tertanam utuh disisi
aku amat-amat sayangkan kamu
sayang dunia akherat...

kalau aku pergi dulu
jaga baik sangkamu
ingati aku dalam tangis doa mu
kerana aku insan biasa
punya kelemahan diri
punya dosa melara
punya kerinduan yang dalam
kerana aku sayangkan kamu
sayang dunia akherat

kalau aku pergi dulu
aku mohon agar sempat membelai kamu
aku mohon agar sempat mengembirakan kamu
aku mohon agar sempat membahagiakan kamu
aku mohon sangat-sangat
kerana kau sayangkan kamu
sayang dunia akherat

kalau aku pergi dulu
maafkan aku
kerna mencuri rasa kasih kamu
kerna memendam rindu lama
kerna menanti waktu dan saat
pada takdir
pada semangat kasih kita
tulus selamanya
percayalah...
aku sayangkan kamu
sayang dunia akherat

kalau aku pergi dulu
daku mohon
kamu bahagia dunia akherat.....
selamanya
aku menyayangi kamu

Wednesday, March 18, 2015

kenangan bercerita

disini
ada kenangan
bercerita segala mimpi
mengusik dalam lukisan derita
terhidang segala suka duka
pada mereka yang mengerti

disini
ada cinta terlakar sepi
bercerita segala rasa dendam
mengusik dalam warna luka
tersepit pedih menyepi
pada mereka yang cuba mengerti

disini
ada watak melatah durja
berceritalah segala angan-angan
mengusik dalam tinta kenangan
terhampar dalam sunyi melata
pada mereka yang tidak mengerti

disini
kenangan itu bercerita
sukar dicerita
hanya kamu dan aku
ada kenangan itu
kenangan bercerita

mak

mak
rinduku hadir disini
dendam jiwa laraku menyepi
mimpi-mimpiku pedih
kering air mata
sakit terhiris
mak
aku rindukan mu

mak
sepi hatiku sudah
lemah langkah kakiku
tiada siapa disisi
tiada siapa mahu mengerti
melukakan segala
mak
aku rindukan mu

mak
teman ku adalah doa 
rindu jadi selimut kasih
acap-kali hatiku terusik
kasihmu ku ingat dendam
air mata mu menghiris duka
tanpa mu
sepi hatiku
mak
aku rindukan mu

mak
moga damai disana

Monday, March 9, 2015

ini bukan jalan kita

ini bukan jalan kita
berpecah menjajah maruah diri
khianat tak sudah-sudah
melempar benci sesama saudara
ini bukan jalan kita

ini bukan jalan kita
mendustakan amanah bangsa
mencurah fitnah melata
membakar kasih yang terjahit indah
pada rindu saudara
pada rasa cinta
tertanam dalam warna ukhuwah
ini bukan jalan kita

ini bukan jalan kita
mencerca saudara
menghiris gila derita
melupakan rasa simpati
membutakan mata hati
berbau hanyir kusut kelam
ini bukan jalan kita

ini bukan jalan kita
cuba memecahkan kedamaian
cuba memporak-perandakan bangsa
hanya kerna mengejar cita-cita buta
menjual maruah bangsa
tertawa dan diketawakan
hampir tersungkur dusta
ini bukan jalan kita

ini bukan jalan kita
jangan khianati jalan yang lurus
jangan persenda kasih saudara
jangan membenci sesama kita
jangan terlena pada rasa ego
kerna
kita adalah saudara
kita adalah hamba
pada Allah yang Maha Esa

aku adalah aku

aku adalah aku
bukan kamu 
perjalanan hidupku amat panjang
acap-kali mimpiku mengintai duka
lara hidupku tak siapa yang tahu
segalanya menyakitkan

aku adalah aku
bukan kamu
langkah ku pernah serabut
tiada teman disisi
tiada tawa memanjakan diri
sepiku kacau 
segalanya sakit dan menyakitkan

aku adalah aku
bukan kamu
cerita luka tiada seri
cahaya pelita terpadam sudah
pada rasa gelisah terdusta
pada rasa kasih yang tercalar
pada ego darah yang hasad
segalanya mementingkan diri

aku adalah aku
bukan kamu
disuatu hari nanti
aku akan kembali
tunggu